Skip to the content Home .:. About .:. Biography
Name Rico Marbun
Gender Male
Ethnic Indonesian
  Bataknese
Job Indonesian Political Analyst
  Direktur Eksekutif Median

Affiliation

Ngo Median

2018 04 16 Retrieve

[Survei Median: PDIP Bersaing Ketat dengan Gerindra] Sedangkan untuk hasil survei partai politik terjadi persaingan ketat antara PDIP dan Gerindra. Gap PDIP dengan Gerindra turun bila dibandingkan Pemilu 2014 dan diperkirakan akan semakin dekat jaraknya

2019 09 03 Retrieve

[Survei Median: Mayoritas Tolak Ibu Kota Pindah ke Kaltim] Mayoritas masyarakat masih lebih banyak yang tidak sepakat. Dari 100 persen responden, persentase jumlah yang tidak setuju dengan rencana pemindahan sebesar 45,3 persen

Sosialisasi yang dilakukan pemerintah relatif lancar. Akan tetapi, yang perlu digarisbawahi adalah sosialisasi soal alasan mendalam yang melatarbelakangi keputusan rencana pemindahan ibu kota ini. Keraguan publik soal alasan ini pun kami catat dalam survei

2019 11 06 Retrieve

[Menakar Pengaruh Amien Rais Dalam Penentuan Koalisi PAN di Pilpres 2024] Tidak mungkin pengaruh Amien Rais itu akan hilang. Ketika Prabowo masuk ke dalam kabinet Jokowi saja, restu Amien Rais jelas disebut dan ditunggu

[Jika melihat kedekatan antara Amien dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan kedekatan Prabowo dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, menurut Rico, Amien akan lebih merestui bergabungnya PAN dengan PDIP daripada dengan NasDem] Ya jelas perlu [restu Amien Rais]. Contohnya pada pilpres lalu, walaupun Ketum Zulhas sangat ramah dan dekat dengan Jokowi, tapi Amien Rais pengaruhnya sangat kuat sehingga dukungan ke Prabowo relatif bulat. Kalau melihat restu dan kedekatan Prabowo dengan Mega, rasanya Amien akan lebih memilih mendekat ke PDIP ketimbang ke NasDem

[Rico Marbun mengatakan saat ini sudah tak ada lagi dikotomi koalisi dan oposisi] Kenyataannya kalau melihat cara partai bersepakat dalam UU KPK, semua partai saat ini saling terbuka untuk kerjasama. Tidak ada lagi dikotomi oposisi vs koalisi

2019 11 19 Retrieve

Pertemuan ini nuansanya lebih kuat dengan hajatan terdekat di 2020, pilkada mengingat dalam beberapa bulan terakhir Berkarya sebagai pihak yang datang ke DPP PKS memang cenderung tidak terlalu agresif dalam situasi politik nasional beberapa bulan belakangan

Tapi pertemuan ini sebenarnya menurut saya lebih bermanfaat secara strategis bagi Berkarya karena langkah Berkarya ini seperti diikuti oleh beberapa partai nonparlemen pusat lainnya seperti Perindo, Garuda dan lain-lain yang mulai membuka pendaftaran kepala daerah

Saya melihat Berkarya ingin menaikkan gengsi dan daya tawarnya dalam waktu dekat, mencontoh jejak NasDem. Tapi di luar itu sih belum terlihat