Skip to the content home .:. about
Name Soleman Ponto
Spelling Laksda Purn Soleman Ponto
  Kabais Soleman Ponto
  Soleman B Ponto
  Soleman B Pontoh
Gender Male
Ethnic Indonesian
Job Indonesian Soldier
  Head of BAIS

Affiliation

Org Badan Intelijen Strategis [BAIS]

2017 10 25 Retrieve

Jadi gini, harus diluruskan, bukan dilarang. Apa buktinya tidak dilarang? Dia [Jenderal Gatot] sudah pegang visa. Yang terjadi, boarding pass-nya tidak keluar. Kenapa enggak keluar? Karena terjadi kesalahan administrasi. Visa ada, [saat boarding tidak keluar] beliau [Jenderal Gatot] langsung marah, langsung bilang saya ditolak, padahal enggak ada yang nolak. Boarding saja yang terlambat keluar, 4 jam saja sudah selesai. Dan Amerika bilang saya mau membiayai penerbangan selanjutnya.

Kesalahan yang sering terjadi kan nama. Bisa jadi Nurmantyo ditulis Noermantyo. Atau juga seharusnya [Nurman]tyo menjadi [Nurman]tio. Nama saya saja sering salah, kadang ditulis Sulaiman lah, kadang juga ujungnya jadi Pontoh

2017 12 03 Retrieve

[Tidak benar bahwa pengganti Panglima TNI harus berasal dari Kasad] Sudah bisa saya pastikan, berdasarkan sejarah sebelumnya, bahwa yang menjadi Panglima TNI itu berasal dari Kasad. Karena mantan Kasad yang paham tentang visi misi TNI, tidak perlu lagi diajari. Dari pola giliran yang sudah terbentuk terlihat bahwa Kasad mendapat giliran kesempatan yang lebih besar daripada Kasal dan Kasau … Siapapun nantinya yang akan terpilih, harus kita hormati, karena mengangkat Panglima TNI adalah hak prerogatif Presiden

2019 08 11 Retrieve

Menurut saya Enzo Zenz Allie tidak cocok untuk jadi Taruna Akmil karena telah ‘terpengaruh’ perkembangan ekstrem kanan yang sedang berkembang saat ini. [Untuk membuktikan itu, Dia mengaku, tidak sulit.] Apa yang dilakukan Enzo dan ibunya, itu adalah bukti ‘pengaruh perkembangan keadaan saat ini’ terhadap mereka. Bahkan itu diakui Ridwan Habib [analis Intelijen dan Keamanan]. Walaupun menurut Ridwan Habib mereka ‘hanya terpapar’ tapi itu adalah bukti bahwa mereka telah terpengaruh. [Soleman Ponto mengatakan tidak ada ukurannya untuk menentukan seberapa besar keterpengaruhan yang didapat Enzo karena besar atau kecil sama saja] Namanya tetap ‘terpengaruh’. Saya sependapat dengan Pak Ridwan Habib, Enzo bukan penyusup, tapi bagi saya Enzo adalah orang yang ‘telah berada di bawah pengaruh’

[Soleman Ponto pun membandingkan dengan seseorang bisa tidak lulus tes masuk hanya karena adik ibu atau adik bapak terpengaruh ekstrem kiri atau komunis] Hal ini seharusnya berlaku bagi Enzo, apapun alasannya, dia dan ibunya ‘telah terpengaruh’ dan hal ini haram hukumnya bagi TNI. Mereka harus benar-benar bersih, sehingga mudah untuk membentuknya dan hasilnya akan baik … Lalu apakah hanya karena Enzo menguasai empat bahasa, lalu ‘keterpengaruhannya’ diabaikan begitu saja? Harap diingat bahwa TNI dalam melaksanakan tugasnya ‘tidak memerlukan orang-orang yang dapat berbicara dengan empat bahasa’, karena TNI dalam melaksanakan tugasnya hanya akan ‘bicara dengan peluru’

[Soleman Ponto mengingatkan para junior agar tidak menjadikan tes masuk TNI sebagai ajang coba-coba] Proses test masuk TNI telah disusun sedemikian rupa dengan menganut asas ‘zero toleran’. Tidak ada toleransi sama sekali bagi hal-hal yang dapat berkembang ke arah ekstrem

2019 08 13 Retrieve

[Menurut Soleman, jika didasarkan pada foto Enzo yang sedang memegang bendera yang identik dengan Hizbut Thahrir Indonesia, semestinya TNI langsung memberhentikannya sejak awal masuk Akmil] Terpengaruh [ideologi di luar Pancasila] bagi kita militer, tidak boleh. Dia tidak boleh ada pengaruh ketika tes. Apalagi tes awal. Betul-betul harus murni dia. Kalau ada pengaruh, ya sudah, tidak lulus, tidak memenuhi syarat. Untuk kasus Enzo, bagaimana keluarganya di rumah, dengan gambar-gambar. Saya gunakan gambar yang ada di medsos, ya. Bagaimana dia hiking dengan bendera [identik HTI (Hizbut Thahrir Indonesia)], bagi saya itu bentuk keterpengaruhan

2019 09 08
Mantan Kabais Soleman B Ponto dalam diskusi ‘telaah gerakan #2019gantipresiden dari perspektif ancaman negara’ di kawasan Cikini, Jakarta Pusat

2019 09 27 Retrieve

[aksi mahasiswa yang terjadi pada Senin hingga Selasa ditunggangi oleh kelompok politik tertentu] Sangat benar, saya kira sudah tahu lah orang-orangnya. Dari mana bisa kita bilang sangat benar, ILC [Indonesia Lawyer Club] tadi malam itu sangat kelihatan, ketika datang perwakilan mahasiswa kita bicara Undang-Undang yang datang bukan orang Fakultas Hukum. Ketika bicara pasal, pasalnya dia tidak tahu

2019 10 10 Retrieve

[Soleman B Ponto menilai bahwa penyerangan terhadap Wiranto dilakukan secara spontan tanpa terencana. Pelaku melakukan penusukan ketika mendapatkan kesempatan] Saya kira tidak direncanakan, ini spontan ketika dia mendapat kesempatan itu dimanfaatkan. Mereka ini sudah punya kelompok sendiri, cara pandang negara seperti apa, dia punya cara pandang tersendiri, sehingga siapa pun yang berbeda pendapat itu adalah musuh yang harus dihilangkan, kapan dihalangkan ya saat dia mendapatkan kesempatan